Jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilanjutkan atau diberi kesempatan untuk kembali menjadi presiden. Bagaimana nasib korban Lapindo? Akankah penderitaan korban Lapindo selama 3 tahun ini akan dilanjutkan 5 tahun lagi, jika SBY menjadi presiden?



Jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilanjutkan atau diberi kesempatan untuk kembali menjadi presiden. Bagaimana nasib korban Lapindo? Akankah penderitaan korban Lapindo selama 3 tahun ini akan dilanjutkan 5 tahun lagi, jika SBY menjadi presiden?



Calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono….
Sologannya, “LANJUTKAN !”
(sttt…apakah jika beliau terpilih menjadi presiden juga akan melanjutkan penderitaan korban lumpur Lapindo yang telah berlangsung selama tiga tahun lebih?)



Calon presiden Jusuf Kalla
Sologannya, “Lebih Cepat Lebih Baik!”
(Untuk korban lumpur Lapindo, apakah berarti Lebih Cepat (mati) Lebih Baik?)



Capres Megawati Soekarno Putri
Sologannya, “PRO RAKYAT!”
(Stt…dalam kasus Lapindo, kira-kira beliau akan pro korban lumpur atau pro Lapindo atau justru akan mengeluarkan strategi diam seribu bahasa?)



Ini si Ardi Bakrie, anaknya Menko Kesra di Kabinet SBY dan mantan petinggi group Bakrie yang selalu membela posisi Lapindo dalam kasus semburan lumpur di Sidoarjo, Aburizal Bakrie.

Manurut Nia Ramadhani, perempuan yang berpose dengan Ardi Bakrie, seperti yang ditulis oleh detik.com, photo itu diambil pada saat acara di Pantai Singapura.
Sementara itu, jauh dari dunia gemerlap, anak muda korban lumpur Lapindo, sedang bersedih hati karena selama tiga tahun, sejak muncul semburan lumpur Lapindo (29 Mei 2006), mereka dipaksa menghirup udara beracun dan menggunakan air yang telah tercemar. Sungguh dua dunia yang berbeda…





Tiga tahun lumpur Lapindo, ternyata belum membuka mata hati para penyelenggara negara untuk melindungi korban. Negara telah mereduksi persoalan lumpur Lapindo hanya sebatas persoalan jual beli aset fisik korban. Sementara, setiap detik ribuan warga Porong dibiarkan menghirup udara beracun dan menggunakan air tercemar.
Berikut foto-foto aksi tiga tahun Lapindo di depan Pasar Festival, Jl. Rasuna Said, Jakarta.





Gerkan Menuntut Keadilan Korban Lumpur Lapindo:
Jatam, Kontras, Kiara, Walhi, Satu Dunia, LBH Masyarakat, GMLL, UPC, Imparsial, YLBHI, ICEL, UPLINK, Institut Hijau Indonesia, KAU, TIFA, Lapis Budaya, SAKSI, Solidaritas Perempuan, HRWG