Archive for May, 2009

Megawati pun Terciprat Lumpur Lapindo

Posted in Uncategorized on May 26, 2009 by tragedilapindo

Megawati_SoekarnoputriMegawati Sukarno Putri, perempuan yang pernah manjadi presiden RI dan kini maju lagi menajdi calon presiden ini, terlihat seperti tak memiliki rekam jejak yang buruk dibandingkan Yudhoyono dan Kalla dalam kasus Lapindo. Eit..tunggu dulu, jika ditelaah secara kritis, Megawati juga punya andil dalam kasus Lapindo, meskipun tidak langsung.

Pada masa pemerintahan Presiden Megawati, lahir UU Migas No 22 tahun 2001. Munculnya UU Migas No. 22/2001 itulah awal dari lemahnya fungsi kontrol pemerintah terhadap industri migas termasuk PT. Lapindo Brantas. Lemahnya kontrol pemerintah ini pula yang memberikan andil terhadap berlarut-larutnya penyelesaian semburan lumpur Lapindo secara lebih adil.

Selain itu, dengan UU Migas  No 22/2001 itu misalnya, BP Migas dibuat tidak berdaya dalam mengawasi prosedur pengaboran Lapindo, termasuk prihal pemasangan casing dalam proses pengeboran.

lapindo8_facebookDengan payung hukum UU Migas No 22/2001 itu misalnya proses pencarian informasi untuk mengungkap kejadian sebenarnya dari semburan lumpur menjadi terhalang. Dalam UU itu memang diatur dan dijamin soal kerahasiaan data dan informasi seputar kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas. Akibatnya hingga kini, penyelidikan kasus lumpur Lapindo oleh kepolisian tidak kunjung tuntas.

Bercak Lumpur Lapindo di Tubuh SBY dan Kalla

Posted in Uncategorized on May 25, 2009 by tragedilapindo

sby-dalemHasil pemilu 2004 yang lalu telah berhasil menempatkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)- Jusuf Kalla (JK) sebagi pemimpin di negeri ini.

Di berbagai media massa, Jusuf Kalla mengakui bahwa mantan petinggi Group Bakrie, Aburizal Bakrie merupakan salah satu penyumbang dana pasangan SBY-JK dalam pemilu 2004 silam.

Dua tahun setelah pemilu 2004, tepatnya bulan Mei 2006, semburan lumpur panas menengelamkan kawasan Porong, Sidoarjo. Mayoritas pakar geologi dunia menilai bahwa semburan lumpur diakibatkan oleh aktivitas pengeboran yang dilakukan oleh Lapindo, salah satu bagian dari Group Bakrie.

SBY-JK mengawali tonggak penyelesaian kasus ini melalui Perpres Nomor 14 Tahun 2007, yang mengarahkan korban diperlakukan sebagai mitra jual beli lahan dan bangunan. Melenceng jauh dari pemenuhan dan pemulihan hak-hak korban, mulai hak atas perumahan, kesehatan, pendidikan dan lingkungan yang sehat dan lainnya.

lapindo_sidoarjoSementara kerugian berupa meningkatnya biaya kesehatan akibat kerusakan lingkungan hidup yang disebabkan oleh semburan lumpur diabaikan secara legal.

Meskipun Perpres 14/2007 itu merugikan korban lumpur dan menguntungkan posisi Lapindo, Pemerintahan – JK tidak berhenti untuk memberikan keringanan terhadap Lapindo. Pada bulan Desember 2008 misalnya, telah muncul kesepakatan antara korban lumpur dan PT. Minarak Lapindo Jaya (MLJ) di Istana Presiden yang berisi pemberian keringanan terhadap Lapindo untuk kembali mencicil sisa uang jual beli aset korban lumpur per bulan per keluarga sebesar Rp 30 juta.

Sayangnya kesepakatan itu kembali diingkari oleh PT MLJ. Alih-alih menghukum PT MLJ karena telah mengingkari kesepakatan. Pemerintahan SBY-JK  lagi-lagi memeberi keringanan terhadap PT MLJ untuk menyelesaikan proses jual beli asset di luar ketentuan Perpres 14/2007 yang telah dibuat sendiri oleh Presiden SBY sebelumnya.

Pada bulan Februari 2009 pemerintahan SBY-JK kembali memberikan keringanan kepada PT MLJ untuk menyelesaikan proses jual beli asset korban lumpur dengan cara mencicilnya sebesar Rp. 15 juta per bulan. Padahal pemberian keringanan yang bertubi-tubi itu kepada PT MLJ itu berarti menambah panjang penderitaan korban lumpur.

Dari rekam jejak SBYdan Kalla selama berkuasa dalam menyelesaikan persoalan lumpur Lapindo, apakah kita masih yakin bila salah satu diantara mereka menjadi presiden akan mampu menyelesaikan persoalan lumpur Lapindo secara lebih adil?

Gambar Seribu Makna untuk Korban Lapindo

Posted in Uncategorized on May 18, 2009 by tragedilapindo

Gambar ini ini diambil dari facebook seseorang yang peduli dengan penderitaan korban Lapindo. Gambar ini mungkin dapat mengingatkan kita bahwa sudah tiga tahun korban lumpur Lapindo dihinakan dan dirampas hak-haknya..

gambar Lapindo_facebookgambar lapindo2_facebookgambar lapindo3_facebook

Pameran Foto Jelang Tiga Tahun Lapindo

Posted in Uncategorized on May 14, 2009 by tragedilapindo

Indonesia tengah disibukkan dengan perebutan kekuasaan. Para kandidat presiden di republik ini pun lupa bahwa di Timur Pulau Jawa, tepatnya di Sidoarjo, Jawa Timur, ribuan orang masih menderita akibat semburan lumpur. Mungkin foto-foto ini dapat membuka mata sang presiden.

Foto ini diambil dari group Friends of Lapindo victim di facebook

lapindo1_facebooklapindo2_facebooklapindo4_facebooklapindo8_facebooklapindo6_facebook

Peta Resiko Lumpur Lapindo

Posted in Uncategorized on May 11, 2009 by tragedilapindo

Berikut Peta Resiko Lumpur Lapindo

Contoh Peta Resiko Lumpur Lapindo

Negara dan Lapindo hanya berkutat pada persoalan jual beli aset. Itu pun hingga kini tak kunjung selesai. Bukan tidak mungkin jual beli aset korban lumpur dibikin molor penyelesaiannya agar warga Porong, Sidoarjo terlena dan diam saja meskipun setiap hari harus menghirup udara yang tercemar, menggunakan air yang terpolusi dan hidup dalam resiko bencana.

Jajak Pemikiran Aburizal Bakrie Tentang Ekologi

Posted in Uncategorized on May 8, 2009 by tragedilapindo

aburizal-bakrie-4Aburizal Bakrie, atau akrab dipanggil Ical, dicalonkan menjadi calon wakil presiden (cawapres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pemilu presiden (pilpres) 2009 ini. Bukan hanya itu, beberapa orang di Partai Golkar juga mencalonkan dia menjadi kandidat Ketua Umum Golkar menggantikan Jusuf Kalla.

drowning_mud1Seperti yang ditulis oleh tempointeraktif, Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Bachtiar Effendy, mengatakan penolakan di masyarakat akan terlalu besar jika Susilo Bambang Yudhoyono mengambil Aburizal Bakrie selaku kader Partai Golkar sebagai calon wakil presidennya. Salah satu ganjalannya adalah persoalan lumpur Lapindo yang belum selesai.

Siapa sebenarnya Ical? dan bagaimana jejak pemikiran Ical tentang ekologi?

emil salimPada tahun 2002, mantan ‘Big Boss’ group Bakrie, perusahaan induk Lapindo, yang sekarang menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie pernah melontarkan pemikiaran yang kemudian mendapat kritik dari tokoh lingkungan Hidup Emil Salim. Kritik Emil Salim terhadap usulan Aburizal Bakrie dapat dilihat di Kompas, 26 November 2002.

pencemaran_airDalam sebuah pertemuan dengan Pengurus Kadin tentang hasil keputusan “Pertemuan Kepala Pemerintahan tentang Pembangunan Berkelanjutan” di Johannesburg, Afrika Selatan, Juni 2002, Ketua Umum Kadin Indonesia Aburizal Bakrie, mengusulkan agar di masa krisis ekonomi sekarang ini diutamakan pembangunan ekonomi lebih dulu tanpa penanganan masalah lingkungan hidup.

lapindo_sidoarjoTak lama berselang, kira kira empat tahun setelah usulan Aburizal Bakrie itu dilontarkan, muncul semburan lumpur panas di Sidoarjo. Mayoritas pakar Geologi dunia mengatakan bahwa semburan lumpur di Sidoarjo itu disebabkan oleh aktivitas pengeboran yang dilakukan oleh PT. Lapindo Brantas. Sebelumnya, audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dengan kasus Lapindo juga mengungkapkan hal yang sama dangan pendapat mayoritas pakar geologi dunia tersebut.

INDONESIA MUD/BAKRIELapindo Brantas sendiri adalah bagian dari Group Bakrie. Setelah muncul semburan lumpur, meskipun mengaku tidak terkait lagi dengan Group Bakrie, pernyataan-pernyataan Aburizal Bakrie di berbagai media justru cenderung membela posisi Lapindo. Bahkan pernyataan Aburizal Bakrie tentang Lapindo dinilai telah melampaui wewenangnya sebagai Menkokesra.

Usulan Aburizal Bakrie pada tahun 2002 dan kemudian serangkaian pembelaannya terhadap posisi Lapindo setelah terjadi semburan lumpur dapat menggambarkan pandangan atau pemikiran Aburizal Bakrie tentang ekologi.

Tidak dapat dibayangkan bila pemikiran Aburizal Bakrie tentang ekologi yang didasarkan pada “Pembangunan Ekonomi Lebih Dulu Tanpa Penanganan Masalah Lingkungan Hidup” itu menjadi dasar pemikiran seorang wakil presiden atau seorang ketua umum partai besar seperti Partai Golkar.

demo-lapindo-dan-bulan-bintang-mediaJika pemikiran “Pembangunan Ekonomi Lebih Dulu Tanpa Penanganan Masalah Lingkungan Hidup” dijadikan dasar pengambilan kebijakan pembangunan, maka pertanyaannya adalah berapa luas lagi hutan Indonesia yang akan hancur? Berapa luas lagi laut dan sungai Indonesia yang akan tercemar? Indonesia benar-benar diambang kehancuran alam yang masif bila pemikiran itu menjadi sebuah kebijakan politik.

Setujukah anda bila Aburizal Bakrie menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi SBY?

Posted in Uncategorized on May 7, 2009 by tragedilapindo

INDONESIA MUD/BAKRIEAburizal Bakrie, yang beberapa pernyataannya di media cenderung membela Lapindo dalam kasus semburan lumpur di Sidoarjo, hendak dinominasikan sebagai calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setujukan anda bila Aburizal Bakrie, mantan petinggi Group Bakrie itu menjadi calon wakil presiden?

ikuti poolingnya di: http://forum.detik.com/showthread.php?t=100439

atau di : http://forum.satudunia.net/showthread.php?t=595

dried-perumtas22

Seandainya Aburizal Bakrie Sebagai Cawapres…

Posted in Uncategorized on May 7, 2009 by tragedilapindo

INDONESIA MUD/BAKRIESetelah keputusan Rapat Pleno Golkar mengizinkan kadernya menjadi capres atau cawapres, anggota Dewan Penasihat Golkar, Aburizal Bakrie, yang berada di urutan pertama dari enam cawapres Golkar, tampak riang. Demikian berita yang ditulis oleh Kompas (7/4).

Jika Aburizal Bakrie merasa riang, lantas bagaimana perasaan ribuan korban lumpur Lapindo. Apakah korban lumpur Lapindo juga seriang Aburizal Bakrie?

INDONESIA-ENVIRONMENT-LAPINDO-PROTESTSelama ini Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, meskipun tidak menjabat lagi di Group Bakrie, namun beberapa komentarnya di berbagai media massa terkait dengan semburan lumpur cenderung membela kepentingan Lapindo Brantas.

Seandainya Ical menjadi wakil presiden, apakah nasib korban lumpur akan semakin membaik? atau justru semakin terpuruk?

bagaimana komentar anda??

Tiga Tahun Lumpur Lapindo

Posted in Uncategorized on May 6, 2009 by tragedilapindo

tiga-tahun-lapindoSudah tiga tahun Lapindo melanda desaku yaitu desa Renokenongo. Aku masih ingat pada tahun 2006 PT Minarak Lapindo Brantas mengalami kebocoran pada pengeboran gas pertama kali yang keluar dari perut bumi itu lumpur keruh berwarna hitam dan bau lumpur yang menyengat dan yang tidak tahan dengan bau itu pasti pusing bahkan bisa muintah-muntah.

Tidak hanya bau yang mengganggu bagi warga tapi lumpur juga memakan lahan dan tempat tinggal mereka. Bahkan jalur transportasi Malang – Surabaya jadimacet. Tidak cukup disitu warga yang rumahnya kena lumpur Lapindo harus terpaksa mengungsi.

Wagra Jatirejo ialah yang pertama kali mengungsi di pasar baru porong, karena desa jatirejo berdekatan dengan PT Minarak Lapindo Brantas. Untuk warga desa renokenongo diungsikan di balai desa renokenongo. Sedangkan warga yang rumahnya tidak kena lumpur mereka mengungsikan sebagian barang-barangnya supaya tidak tergesa-gesa saat tanggul jebol.

Tanggul itu terbuat dari pasir untuk menahan lumpur supaya tidak menggenangi dan mengalir ketempat warga. Tapi tanggul hanya dari pasir jadi, tetap saja sewaktu-waktu jebol dan menenggelamkan rumah-rumah warga.

Tidak hanya tanggul jebol tapiada kejadian yanglebih mengejutkan yaitu terjainya ledakan aku tidak tahu dimana tempat ledakan itu terjadi yang pasti di tanggul utama kejadiannya itu memakan beberapa korban.

lump4Sejak saat itu semua warga Reno yang belum mengungsi ketakutan dan memilih tinggal di pasar baru porong karena warga Jatirejo sudah keluar dari pengungsian pasar baru porong karena mereka sudah memperoleh uangkontrak. Begitu juga warga yang mengungsi di balai desa juga sudah keluar. Dan mengontrak di tempat lain yang lebih aman.

Tapi perlakuan yang diberikan pada warga yang mengungsi sekarang dengan yang dulu sangat berbeda, yang mengungsi sekarang atau warga makan jatah itu ikannya tetap aja tampa sayur. Bahkan mereka atau warga pengungsian pernah menggeakkan demo mogok makan itu warga lakukan agar hak mereka dipenuhi dan diperlakukan layak.

Suasana pasar yang ramai kadang membuat kami lupa dengan apa yang kami alami. Karena keramaian itulah yang bisa menghibur kesedihan kami. Tapi sebenarnya kami merindukan kampung kami dulu. Punya rumah sendiri, jalan tidak macet, dan bisa melakukan aktifitas seperti dulu. Tapi kini semua berubah kami yang sekarang ngontrak harus sosialisasi dengan tetangga baru, teman baru.

land-biodiversity-lost-by-mud-lapindo-look-at-village-of-mud-lapindo-victim_porong-sidoarjo_east-javaSampai saat ini warga masih menungu sisa pembayaran yang dijanjikan PT Minarak Lpindo Brantas. Dan sebagai warga sudah banyak yang keluar dari pasar baru porong karena pasar akan dipakai untuk berdagang.

KARYA CIPTA
Nama        : RATIH INDAH TITI SARI
Kelas        : V (Lima)
Sekolah    :  …………………………
Alamat        :  …………………………

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.